Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Saturday, October 27, 2012

Wayang Golek

Wayang Golek merupakan kesenian yang digemari di daerah pangandaran yang peminat nya bukan hanya kaun Orang Dewasa namun kaum remaja dan anak-anak pun menyukainya, wayang golek adalah suatu seni pertunjukan wayang yang terbuat dari boneka kayu, yang terutama sangat populer di wilayah Tanah Pasundan.

Wayang adalah bentuk teater rakyat yang sangat popular. Orang sering menghubungkan kata “wayang” dengan ”bayang”, karena dilihat dari pertunjukan wayang kulit yang memakai layar, dimana muncul bayangan-bayangan. Di Jawa Barat, selain wayang kulit, yang paling populer adalah wayang golek. Berkenaan dengan wayang golek, ada dua macam diantaranya wayang golek papak (cepak) dan wayang golek purwa yang ada di daerah Sunda. Kecuali wayang wong, dari semua wayang itu dimainkan oleh seorang dalang sebagai pemimpin pertunjukan yang sekaligus menyanyikan suluk, menyuarakan antawacana, mengatur gamelan mengatur lagu dan lain-lain.

Pola pengadegan wayang golek adalah sebagai berikut; 1) Tatalu, dalang dan sinden naik panggung, gending jejer/kawit, murwa, nyandra, suluk/kakawen, dan biantara; 2) Babak unjal, paseban, dan bebegalan; 3) Nagara sejen; 4) Patepah; 5) Perang gagal; 6) Panakawan/goro-goro; 7) Perang kembang; 8) Perang raket; dan 9) Tutug.

Salah satu fungsi wayang dalam masyarakat adalah ngaruat, yaitu membersihkan dari kecelakaan (marabahaya). Beberapa orang yang diruwat (sukerta), antara lain: 1) Wunggal (anak tunggal); 2) Nanggung Bugang (seorang adik yang kakaknya meninggal dunia); 3) Suramba (empat orang putra); 4) Surambi (empat orang putri); 5) Pandawa (lima putra); 6) Pandawi (lima putri); 7) Talaga Tanggal Kausak (seorang putra dihapit putri); 8) Samudra hapit sindang (seorang putri dihapit dua orang putra), dan sebagainya.

Wayang golek saat ini lebih dominan sebagai seni pertunjukan rakyat, yang memiliki fungsi yang relevan dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat lingkungannya, baik kebutuhan spiritual maupun material. Hal demikian dapat kita lihat dari beberapa kegiatan di masyarakat misalnya ketika ada perayaan, baik hajatan (pesta kenduri) dalam rangka khitanan, pernikahan dan lain-lain adakalanya diriingi dengan pertunjukan wayang golek.

Sumber: Wikipedia
Selengkapnya..

Tari Jaipong

Tari ini diciptakan oleh seorang seniman asal Bandung, Gugum Gumbira, sekitar tahun 1960-an, dengan tujuan untuk menciptakan suatu jenis musik dan tarian pergaulan yang digali dari kekayaan seni tradisi rakyat Nusantara, khususnya Jawa Barat. Meskipun termasuk seni tari kreasi yang relatif baru, jaipongan dikembangkan berdasarkan kesenian rakyat yang sudah berkembang sebelumnya, seperti Ketuk Tilu, Kliningan, serta Ronggeng. Perhatian Gumbira pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan/Bajidoran atau Ketuk Tilu. Gerak-gerak bukaan, pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid dari beberapa kesenian menjadi inspirasi untuk mengembangkan kesenian jaipongan.
Sebelum bentuk seni pertunjukan ini muncul, ada beberapa pengaruh yang melatarbelakangi terbentuknya tari pergaulan ini. Di kawasan perkotaan Priangan misalnya, pada masyarakat elite, tari pergaulan dipengaruhi dansa Ball Room dari Barat. Sementara pada kesenian rakyat, tari pergaulan dipengaruhi tradisi lokal. Pertunjukan tari-tari pergaulan tradisional tak lepas dari keberadaan ronggeng dan pamogoran. Ronggeng dalam tari pergaulan tidak lagi berfungsi untuk kegiatan upacara, tetapi untuk hiburan atau cara bergaul. Keberadaan ronggeng dalam seni pertunjukan memiliki daya tarik yang mengundang simpati kaum pamogoran. Misalnya pada tari Ketuk Tilu yang begitu dikenal oleh masyarakat Sunda, diperkirakan kesenian ini populer sekitar tahun 1916. Sebagai seni pertunjukan rakyat, kesenian ini hanya didukung oleh unsur-unsur sederhana, seperti waditra yang meliputi rebab, kendang, dua buah kulanter, tiga buah ketuk, dan gong. Demikian pula dengan gerak-gerak tarinya yang tidak memiliki pola gerak yang baku, kostum penari yang sederhana sebagai cerminan kerakyatan.
Seiring dengan memudarnya jenis kesenian di atas, mantan pamogoran (penonton yang berperan aktif dalam seni pertunjukan Ketuk Tilu/Doger/Tayub) beralih perhatiannya pada seni pertunjukan Kliningan, yang di daerah Pantai Utara Jawa Barat (Karawang, Bekasi, Purwakarta, Indramayu, dan Subang) dikenal dengan sebutan Kliningan Bajidoran yang pola tarinya maupun peristiwa pertunjukannya mempunyai kemiripan dengan kesenian sebelumnya (Ketuk Tilu/Doger/Tayub). Dalam pada itu, eksistensi tari-tarian dalam Topeng Banjet cukup digemari, khususnya di Karawang, di mana beberapa pola gerak Bajidoran diambil dari tarian dalam Topeng Banjet ini. Secara koreografis tarian itu masih menampakan pola-pola tradisi (Ketuk Tilu) yang mengandung unsur gerak-gerak bukaan, pencugan, nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid yang pada gilirannya menjadi dasar penciptaan tari Jaipongan. Beberapa gerak-gerak dasar tari Jaipongan selain dari Ketuk Tilu, Ibing Bajidor serta Topeng Banjet adalah Tayuban dan Pencak Silat.
Tarian ini mulai dikenal luas sejak 1970-an. Kemunculan tarian karya Gugum Gumbira pada awalnya disebut Ketuk Tilu perkembangan, yang memang karena dasar tarian itu merupakan pengembangan dari Ketuk Tilu. Karya pertama Gugum Gumbira masih sangat kental dengan warna ibing Ketuk Tilu, baik dari segi koreografi maupun iringannya, yang kemudian tarian itu menjadi populer dengan sebutan Jaipongan.

Sumber:Wikipedia
Selengkapnya..

Tuesday, October 23, 2012

SMAN 1 Parigi

NAMA SEKOLAH : SMA NEGERI 1 PARIGI
ALAMAT : JL. PENDIDIKAN SIRONJONG
DESAKECAMATAN KABUPATEN
PROPINSI
KODE POS
:: :
:
:
MAJANNANGPARIGI GOWA
SULAWESI SELATAN
92174
N S S : 301190317001
TAHUN DIDIRIKAN : 2008
TAHUN OPERASI : 2008
STATUS BANGUNAN : PEMERINTAH
LUAS TANAHSTATUS TANAH :: 1 HaHAK MILIK
NO. REKENING SEKOLAHNAMA BANK KANTOR
ALAMAT BANK
NAMA PEMEGANG REK.
:: :
:
:
0224192787BNI BNI CABANG SUNGGUMINASA
SUNGGUMINASA
SMA NEGERI 1 PARIGI
Selengkapnya..

SMPN 1 Pangandaran

 Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangandaran berasal dari kelas filial (kelas jauh) dari SMP Negeri Banjar. Pada tahun 1959 masyarakat beserta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat membuat sekolah yang sekarang menjadi SMPN 1 Pangandaran. Pemrakarsa Pembangunan SMP Negeri Pangandaran adalah Bapak Mayjen Ibrahim Adjie selaku Pangdam VI Siliwangi dan Bapak Mayor Herdis Pagih selaku Komandan Batalyon 321 Galuh Taruna yang bermarkas di Pangandaran. Sementara Pelaksana Pembangunan diantaranya Kapten Syamsi MS (komandan Kompi di Batalyon 321 Galuh Taruna, Bapak Oneh Susman (Cikembulan), Bapak Turman (Pangandaran), Bapak Drs Samudra Drajat (Pangandaran), Bapak H Karlan (Pangandaran), Bapak Iskandar Zulkarnaen (Wedana Pangandaran), Bapak Suchrawan (Camat Pangandaran), Bapak Bachri (Kepala Desa Pananjung), Rukman Effendi (Pangandaran), Bapak H Endang Sutiawidjaya (Pangandaran), Bapak H Idi Adiwinata dan masyarakat lainnya  bahu membahu bergotong-royong membangun tanpa pamrih. Untuk mengabadikan TNI-AD yang saat ini batalyon 321, maka diabadikan dalam nomor sekolah, yang sampai sekarang beralamat Jalan Merdeka nomor 321.


Visi, Misi dan Tujuan

Visi Sekolah

Optimis Menuju Budaya prestasi, Aktif dan Kreatif dalam berkarya,
SAntun-MUlia Dalam berakhlak serta RAmah lingkungan
"OMBAK SAMUDRA"

Misi Sekolah

  1.     Melaksanakan pengembangan kurikulum satuan pendidikan
  2.     Melaksanakan pengembangan perangkat silabus
  3.     Melaksanakan pengembangan sistem penilaian
  4.     Melaksanakan pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
  5.     Melaksanakan pengembangan kurikulum lokal
  6.     Melaksanakan pengembangan propesionalisme guru
  7.     Melaksanakan peningkatan kompetensi guru dan TU
  8.     Melaksanakan monitoring dan evaluasi oleh kepala sekolah terhadap kinerja guru dan tenaga TU
  9.     Melaksanakan peningkatan kualitas tenaga kependidikan
  10.     Melaksanakan pengembangan metode pembelajaran
  11.     Melaksanakan pengembangan strategi penilaian
  12.     Melaksanakan pengembangan bahan, sumber pembelajaran
  13.     Melaksanakan peningkatan dan pengembangan media pembelajaran
  14.     Mengadakan prasarana pendidikan berupa 1 unit gedung lab. Bahasa lengkap dengan fasilitasnya
  15.     Melaksanakan penataan lingkungan sebagai pusat komunitas pembelajaran
  16.     Melaksanakan pengembangan income generating activities
  17.     Melaksanakan pengembangan standar pencapaian tuntas kompetensi
  18.     Melaksanakan peningkatan standar kelulusan tiap tahunnya
  19.     Mengikuti kejuaraan lomba akademik dan non akademik
  20.     Melaksanakan pengembangan dan melengkapi administrasi sekolah (yang bersifat wajib dan tidak wajib)
  21.     Melaksanakan implementasi MBS
  22.     Melaksanakan monitoring dan evaluasi oleh sekolah tentang kinerja sekolah
  23.     Melaksanakan supervisi klinis oleh kepala sekolah
  24.     Melaksanakan pengembangan sekolah menuju ketercapaian SPM
  25.     Mengadakan jaringan informasi akademik di internal sekolah
  26.     Melaksanakan jaringan kerjasama vertikal dan horizontal
  27.     Melaksanakan penggalangan dari berbagai sumber
  28.     Melaksanakan pendayagunaan potensi sekolah dan lingkungan sekolah untuk pengembangan standar biaya pendidikan
  29.     Melaksanakan sistem subsidi silang
  30.     Melaksanakan pengembangan perangkat model-model pembelajaran
  31.     Melaksanakan implementasi model evaluasi pembelajaran : ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas
  32.     Melaksanakan pengembangan instrumen atau perangkat soal-soal untuk berbagai evaluasi
  33.     Melaksanakan pengembangan pedoman-pedoman evaluasi
  34.     Melaksanakan pengembangan lomba-lomba atau uji coba dalam rangka peningkatan standar nilai
  35.     Melaksanakan penerapan model-model pembelajaran bagi anak berprestasi, bermasalah dan kelompok anak lainnya
Selengkapnya..

SMAN 1 Pangandaran


SMA yang terletak di daerah Ciamis Selatan yang tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu obyek wisata Pantai Pangandaran. SMAN 1 Pangandaran, itulah sekolah yang kali ini akan kita kupas mengenai profil, prestasi dan kegiatan sekolahnya kali ini. Tidak hanya karena obyek wisatanya yang tersohor indah dan asri, Pangandaran menjadi lebih dikenal karena SMAN 1 Pangandaran yang memiliki sejuta prestasi. Yuk kita lihat profil dari SMAN 1 Pangandaran!

SMAN 1 Pangandaran berdiri sejak tahun 1982 dan memiliki bangunan yang cukup luas sehingga dapat menampung seribu lebih siswanya di tahun ini.  Banyak siswa di sekolah ini membuktikan bahwa banyaknya juga prestasi yang telah diraih SMAN 1 Pangandaran. Sekolah dengan motto terdepan dalam prestasi sebagai reaksi dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ini memiliki banyak prestasi dari berbagai cabang olah raga, seperti voli, basket, sprint, loncat tinggi, dan balap sepeda.

SMAN 1 Pangandaran memiliki kurikulum berbasis lokal yaitu BKLK yang di dalamnya para siswa mendapatkan keterampilan tentang bagaimana mengolah sumber daya laut seperti ikan, rumput laut, dan sebagainya, dari mulai bahan mentah hingga sudah dikemas dan siap dipasarkan dan dikonsumsi. Meski hasil BKLK ini belum dipasarkan, tetapi hasil dari olahan para siswa dapat dimanfaatkan untuk konsumsi acara sekolah atau bagi siswa sendiri. Dalam rencananya ke depan BKLK menurut Bapak Priyatmoko selaku Pembina Osis dan guru Bahasa Indonesia akan mengupayakan agar hasil dari kreatifitas siswa itu dapat dipasarkan bahkan menjalin kerjasama dengan perusahaan, sehingga para siswa dapat belajar menjadi seorang entrepreneur 
Visi :
Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia yang Mampu Bersaing Secara Global

Misi :
  1. Menciptakan suasana yang kondusif untuk mengembangkan potensi siswa melalui penekanan pada penguasaan kompetensi bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta Bahasa Inggris.
  2. Meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dan alat untuk mempelajari pengetahuan yang lebih luas.
  3. Meningkatkan frekuensi dan  kualitas kegiatan siswa yang lebih menekankan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keimanan dan ketakwaan yang menunjang proses belajar mengajar dan menumbuhkembangkan disiplin pribadi siswa.
  4. Menumbuhkembangkan nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kehidupan yang bersifat universal dan mengintegrasikannya dalam kehidupan
  5. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah, Lembaga Swadaya Masyarakat, stake holders dan instansi serta institusi pendukung pendidikan lainnya.

Tujuan :
  • Tahun 2008 siswa memiliki kompetensi penguasaan konsep untuk seluruh mata pelajaran secara komprehensif dan benar sehingga mampu berkompetisi ditingkat nasional dan tahun 2012 mampu berkompetisi di tingkat internasional
  • Tahun 2008 siswa mampu menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas
  • Tahun 2008 siswa mampu membangun kebiasaan yang aktif untuk mencari informasi menggunakan teknologi informasi.
  • Tahun 2008 sekolah memiliki sarana dan prasarana penunjang PBM yang lengkap.
  • Tahun 2008 sekolah memiliki guru dan tenaga pendukung yang handal untuk mendukung seluruh manajemen sekolah.
  • Sekolah memiliki hubungan kemitraan yang baik dengan seluruh warga sekolah, stake holders dan instansi serta institusi pendukung pendidikan lainnya.
  • Siswa memiliki, mengaplikasikan dan meningkatkan nilai-nilai ketuhanan serta nilai-nilai kehidupan yang bersifat universal dalam kehidupannya
 
Selengkapnya..

SMKN 1 Pangandaran

    SMKN PANGANDARAN dibangun pada era otonomi daerah yang memadukan antara potensi yang ada di Kabupaten Ciamis dengan Pemerintah Pusat melalui Proyek Pengembangan Pendidikan Berorientasi Keterampilan Hidup -  Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan - Dikdasmen - Departemen Pendidikan Nasional.
          Peran serta dari Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam hal ini sangat menentukan dalam pengembangan SMKN PANGANDARAN, karena dengan digulirkannya otonomi daerah ternyata dunia pendidikan juga tidak luput dari kebijakan ini.
          Maka dalam hal pengembangan SMKN PANGANDARAN memerlukan suatu perencanaan serta strategi yang sangat matang sehingga pendirian Unit Sekolah Baru ini dapat mencapai sasaran yang diharapkan terutama dapat merupakan salah satu jawaban dari visi Pemerintah Kabupaten Ciamis yaitu terciptanya masyarakat Kabupaten Ciamis yang sejahtera melalui pengembangan agrobisnis dan kepariwisataan yang andal.
          Oleh karenanya peran serta dari seluruh unsur yang terkait baik masyarakat, dunia kerja dan instansi pemerintah harus saling bantu demi kelancaran program ini.  Penelusuran kerja bagi lulusan SMK Negeri Pangandaran mutlak diperlukan, karena minat lulusan sekolah kejuruan lebih condong untuk langsung terjun ke dunia kerja.

1.     Visi Sekolah

Menjadi institusi penghasil lulusan yang berstandar nasional dan internasional tahun 2015.

2.     Misi Sekolah

  1. Melaksanakan pembelajaran secara profesional dan berwawasan mutu.
  2. Membentuk pribadi berkompetensi unggul, profesional, memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), serta dapat bersaing secara global.
  3. Mendidik pribadi supaya berakhlak mulia, berbudaya lokal, serta berwawasan lingkungan.
  4. Meningkatkan kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri serta masyarakat.
  5. Mewujudkan lingkungan sekolah yang kondusif bagi tumbuhnya kultur edukatif dan ilmiah.

3.     Tujuan Sekolah

  • Pada tahun 2014, 100% pembelajaran dilakukan secara profesional dan berwawasan mutu, yang diukur dari terpenuhinya persyaratan tenaga pengajar, tenaga pengajar terbiasa melakukan penelitian tindakan kelas, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, terpenuhinya standar penilaian, dan evaluasi.
  • Pada tahun 2014 lulusan memiliki pengakuan kompetensi dari DU/DI bertarap nasional dan internasional, melengkapi dirinya dengan sertifikat profesi berstandar nasional dan internasional, serta memiliki sertifikat pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship).
  • Pada tahun 2014, siswa mendapat pengakuan dari masyarakat sebagai lulusan yang berakhlak mulia, mampu menerapkan karakter bangsa dalam kesehariannya, serta menjadi pelopor dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup.
  • Pada tahun 2014, sekolah memiliki 40 Mou kerjasama dengan mitra nasional dan 8 MoU dengan mitra internasional.
  • Pada tahun 2014 sekolah memiliki fasilitas standar yang diperlukan untuk pembelajaran dan lingkungan sekolah tertata dengan baik serta kondusif bagi tumbuhnya kultur edukatif dan ilmiah.


    Kompetensi keahlian:
  • NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan)
  • TPHPi( Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan)
  • TKPI (Teknika Kapal Penangkap Ikan)
  • TKJ ( Teknik Komputer dan Jaringan)
  • Teknik Otomotif
Selengkapnya..

Tuesday, October 16, 2012

Kesenian Kuda Lumping

Indonesia memiliki banyak suku dan budaya serta kesenian yang berbeda yang membuat Indonesia Menjadi negara dengan banyak kesenian.Namun di pangandaran sendiri masih ada kersenia yang diSebut Kesenian Kuda Lumping

Kuda lumping juga disebut jaran kepang atau jathilan adalah tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut. Jaran Kepang merupakan bagian dari pagelaran tari reog. Meskipun tarian ini berasal dari Jawa, Indonesia, tarian ini juga diwariskan oleh kaum Jawa yang menetap di Sumatera Utara dan di beberapa daerah di luar Indonesia seperti di Malaysia.
Kuda lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang. Tidak satupun catatan sejarah mampu menjelaskan asal mula tarian ini, hanya riwayat verbal yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.


Konon, tari kuda lumping merupakan bentuk apresiasi dan dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda.
Terlepas dari asal usul dan nilai historisnya, tari kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.
Seringkali dalam pertunjukan tari kuda lumping, juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, seperti atraksi mengunyah kaca, menyayat lengan dengan golok, membakar diri, berjalan di atas pecahan kaca, dan lain-lain. Mungkin, atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan Jawa, dan merupakan aspek non militer yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.


Andis Apriana
Selengkapnya..

Monday, October 15, 2012

Bandara Nusa Wiru


Bandar Udara Nusawiru adalah bandar udara yang terletak di kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Melayani penerbangan dari Bandung - Pangandaran, Jakarta - Pangandaran dengan menggunakan Susi Air. Susi Air adalah maskapai penerbangan Indonesia yang dioperasikan oleh PT ASI Pujiastuti Aviation dengan penerbangan berjadwal dan charter. Berkantor-pusat di Pangandaran, Jawa Barat, Susi Air beroperasi dari lima pangkalan utamanya di Medan, Jakarta, Balikpapan, Kendari, Bandung, Cilacap, dan Sentani.
 
   
Berikut jadwal Route Penerbangan di Bandar Udara Nusawiru :
 
1. Jakarta - Pangandaran     10:30 Daily
2. Pangandaran
 - Jakarta  13:30 Daily
3. Bandung - Pangandaran 12:40 Daily
4. Pangandaran - Bandung 11:40 Daily
 
   
 
Untuk Harga Tiket Bandung - Pangandaran sebesar Rp. 280.000,- sementara untuk harga tiket Jakarta - Pangandaran sebesar Rp. 520.000,- untuk Reservation bisa menghubungi :
Bandung : 08112123923 / 3924
Pangandaran : 08112123925 / 3926
 
Pesawat yang digunakan yaitu jenis CESSNA C208B CARAVAN “COMMUTER”. Selain melayanai operasi penerbangan Bandar Udara Nusawiru juga melayani pemeliharaan pesawat udara (Aircraft Maintenance Center) dan pendidikan sumber daya penerbangan penerbangan (Aviation Training Center).
 
   

Sumber : jabarprov.go.id

Andis Apriana
Selengkapnya..

Curug Pananjung

Cagar Alam bukan memberikan suasana Alam yang biasa saja namun bila kita menelusuri lebih dalam terdapat sebuah Air terjun nan indah yaitu Curug Pangandaran atau sering disebut Curug Pananjung.


Curug Pananjung berada di ujung semenanjung di kawasan Cagar Alam Pananjung.  Muara curug ini tepat berada di atas bukit setinggi 40 m.  Di bawah limpahan curug ini terdapat kolam kecil yang alirannya nanti langsung terjun ke laut.  Selain itu kolam kecil tersebut dapat di pakai untuk berenang karena hanya berkedalaman 3 m.

Jika anda Kesana mungkin akan menghabiskan banyak waktu namun anda akan disuguhi pemandangan nan elok yang mungkin belum anda saksikan sebelum nya.Air terjun yang langsung turun ke Laut lepas Serasa berada di Langit, Gak ada salahnya jika liburan ke pangandaran sekaligus ke Curug Pananjung biar lengkap liburannya

Andis Apriana
Selengkapnya..

Citumang


Citumang Pangandaran
Obyek wisata alam Citumang merupakan obyek wisata yang memiliki daya tarik khusus, yaitu sungai Citumang yang mengalir membelah hutan jati dengan airnya yang bening kebiruan. Tepian sungai yang terdiri dari ornamen batu-batu padas dengan relung dalam dihiasi relief alam dan aliran sungai yang menembus ke dalam goa. Keheningan alam akan Anda jumpai disini. Musik alami berupa gemercik air sungai, bisikan angin sepoi yang menyelinap di antara pepohonan dan suara satwahutan yang tak pernah sepi. Obyek wisata ini terletak di Desa Bojong Kecamatan Parigi Ciamis, berjarang lebihJalan menuju lokasi kurang 15 km dari Pangandaran ke arah barat. Atau sekitar 4 km dari jalan raya Pangandaran - Cijulang. Jarak seluruhnya dari kota Ciamis sekitar 95 km.

Dapat dicapai dengan kendaraan umum jurusan Cijulang, dilanjutkan dengan kendaraan ojeg, disambung dengan jalan kaki menelusuri tepi sungai dan kebun pendudukan sepanjang 500 meter.
Dikutip dari Mypangandaran

Andis Apriana
Selengkapnya..

Pantai Karang Tirta



Objek wisata ini terletak di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih ke arah Batu Hiu belok kiri. Di objek wisata ini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam juga melakukan rekreasi berupa bersampan, memancing dan berkemah. Fasilitas yang bersedia berupa kedai makanan dan minuman dan pondok wisata. 

Tahun ini (2008), rencananya di Pantai Karang Tirta akan dibangun Pintu Gerbang Wisata (Gazebo-4 buah) oleh Pemkab Ciamis melalui Disbudpar. 
Pantai Karang Tirta juga memilik sedikit hutan yang disebut Leuweung Nusa, di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman yang sudah lama tumbuh dan ada di sana sejak dahulu. 

Pantai Karang Tirta cocok untuk dikembangkan menjadi tempat kegiatan out bond, hal tersebut didukung oleh wisata alam yang ada disekitarnya, seperti : kolam, sungai, muara, delta, sawah, hutan, dan lainya. 

Di Pantai Karang Tirta Anda dapat melakukan kegiatan seperti bermain perahu, berenang, kemping, memancing, menjala ikan, mencari taritip (semacam seafood), juga dapat mencoba membuat gula dari kelapa (wisata agro), belajar membuat opak made in Cipari, belajar nari ronggeng, melihat pembuatan wayang golek (wisata Budaya), serta ada makanan khas di daerah ini yaitu Pindang Gunung - sejenis sup lauk (Wisata Kuliner). 
Di kutip dari Mypangandaran

Selengkapnya..

Pasar Ikan Pangandaran

Jika Anda pencinta wisata kuliner dan anda pengunjung pangandaran gak ada salahnya nih berkunjung ke Pasar Ikan Pangandaran yang lokasi nya di pantai timur pangandaran.
pasar ikan sendiri ialah sekelompok rumah makan yang menyediakan Fresh Sea Food dengan rasa tiada dua.

Pasar Ikan sudah berdiri sekitar tahun 1974 sampai sekarang dengan bangunan yang sudah banyak Renovasi,Di pasar ikan sendiri anda mempunyai banyak pilihan restaurant yang sesuai dengan anda.
mungkin pasar ikan juga dapat jadi tempat sarapan yang bagus juga mengenal letaknya di pantai timur anda dapat melihat sekaligus Matahari Menyingsing

Andis Apriana
Selengkapnya..

Objek Wisata Lembah Putri

Lembah Putri Adalah objek wisata yang terletak di Desa Ciputrapinggan, ± 5 KM dari Pangandaran Pemandangan dari atas bukit melihat langsung ke pantai yang menarik disini ada tangga yang menyerupai tembok cina menambah suasana alam yang indah 

Sekitar Pantai Lembah Putri terdapat sebuah bukit, dan gua yaitu GUA RONGGENG, konon pada malam tertentu sering terdengar suara menyerupai musik dan gamelan ronggeng, menurut sejarah dan cerita masyarakat di Putra Pinggan dulu ada sebuah kerajaan, dan berhubungan erat dengan Cerita Dewi Rengganis, yang sering mementaskan kesenian RONGGENG GUNUNG yaitu sebuah kesenian asli Pangandaran. Arah barat dari Pantai Lembah Putri bisa kita temui Muara yaitu muara dari Sungai Ciputra Pinggan,

Jika Anda Berarah dari Utara Mungkin anda akan melewati objek wisata ini Dan disebelahnya terdapat wahana Air WaterBoom
Selengkapnya..

Saturday, October 13, 2012

Pantai Karang Nini



Objek wisata ini terletak di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang ± 83 km dari kota Ciamis ke arah Selatan. Sepanjang jalan dari pintu gerbang ke lokasi, akan Anda nikmati kesejukan hutan jati dengan irama alam liarnya. Bukan itu saja, pada beberapa bagian jalan ini akan dihidangkan panorama pantai di kejauhan dengan latar belakang Sagara Anakan. Sungguh sebuah pemandangan yang tak terlupakan apabila Anda datang pada saat cuaca cerah. Sebelum mencapai pantai Anda pun akan menjumpai Pondok Wisata yang dikelola oleh Perhutani Kabupaten Ciamis.

Anda beberapa tipe yang dapat Anda pilih. Dengan tarif/malam yang bersaing Anda dapat bersantai bersama keluaga menikmati suasana alam yang tenang dengan panorama pantai yang menakjubkan.

Di pantai ini terhampar batu-batu karang yang salah satunya menyerupai seorang nenek (nini dalam bahasa Sunda) yang sedang menunggu si kakek, sehingga tempat ini dinamakan Pantai Karangnini.

Wana Wisata Karangnini adalah obyek wisata alam yang merupakan perpaduan hutan dan pantai. Hamparan hutan Jati dan rimba yang lebat bertaut dengan lautan lepas, ditingkah debur ombak dan berujung di langit biru lazuardi yang membentuk garis horizon di kejauhan, merupakan pesona alam yang menyimpan misteri kebesaran dan keagungan Tuhan.

Dari silhuet mentari di ufuk timur, membayang pulau Nusa Kambangan dan teluk Pananjung di selatan, serta kelokan jalan kereta api peninggalan Belanda yang menghilang di ujung terowongan.

Kenangan tempo doeloe menerawang dalam lamunan sepur yang sarat muatan, terengah merengkuh tanjakan dan hilang di kelok jalan, menyisakan bunyi raungan keletihan.

Semua keindahan itu dapat dinikmati melalui fasilitas:
  • Lima pondok wisata berarsitektur tradisional Sunda dengan kapasitas rata-rata tiga kamar
  • Saung pertemuan Bale Rancage
  • Menara pandang dilengkapi teropong
  • Beberapa shelter untuk rileks memandang laut lepas
  • Joging track
  • Hidangan makan malam ikan bakar
  • Tempat Parkir yang luas dan aman
  • Tempat bermain anak-anak
  • Camping ground kapasitas 300 orang

Joging melalui jalan setapak bisa dilakukan sambil menikmati berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di hutan sekitar, seperti Jati (Tectona Grandis), Mahoni (Sweitenia Mahagoni), Angsana (Pterocarpus Indicus Willd), Ketapang (Terminalia Catappa), Keben (Baringtonia Asiatica), Johar (Casia Siamea) dan jenis-jenis lainnya

Sedangkan fauna seperti Musang (Paradoxorus Hermaproditus), Tupai (Callosiorus Notatus), Kera (Presbytis Cristata).

Wana Wisata Karangnini yang dikelola Perum Perhutani, berada pada jalur wisata Ciamis-Pangandaran. Jarak dari Bandung sekitar 200 km atau 80 km dari kota manis Ciamis, 10 km sebelum Pantai Pangandaran. Karangnini dapat dicapai dengan kendaraan umum atau pribadi, masuk sekitar 2 km, tersembunyi dari kebisingan dan menghadap laut lepas Samudra Indonesia.

Ketinggian dari muka laut sekitar 100 meter. dengan suhu 24 - 30 Derajat Celcius dan kelembaban udara rata-rata 85%.

Selain keindahan alam dapat dinikmati pula obyek-obyek kunjungan lainnya:
  • Makam Cikabuyutan dan mata air Sumur Tujuh yang dipercaya dapat membuat orang awet muda dan mampu menyembuhkan berbagai pernyakit
  • Beberapa goa keramat, seperti Goa Dompet, Goa Panjang, Goa Parat dan Goa Pendek, yang masing-masing m miliki ciri khas dan kisah yang berbeda. Konon Gua Panjang merupakan jalan tembus menuju Kasunanan Cirebon.
  • Makam Eyang Anggasinga Wencana dan Mahapatih Bagaspati
  • Aquarium alam di muara Cipangbokongan, dimana saat air laut surut, kita dapat menikmati berbagai jenis ikat hias yang terjebak di relung-relung terumbu karang.
  • Meneropong pulau Nusa Kambangan di sebelah timur dan cagar alam Pananjung di sebelah selatan, dari menara pandang.
Selengkapnya..

Thursday, October 11, 2012

Pantai Batu Karas

Batu Karas merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata di daerah Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat.Objek wisata yang satu ini merupakan perpaduan nuansa alam antara objek wisata Pangandaran dan Pantai Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat juga pantainya yang landai membuat pengunjung betah. Terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang dengan jarak ± 34 km dari Pangandaran.Pantainya yang landai dengan air laut tenang nan biru menanti Anda untuk segera berenang menikmati airnya yang segar. Anda bisa nikmati suasana tenang dengan angin sepoi-sepoi menikmati hidangan di rumah makan yang tersedia. Pandangan lepas ke ujung cakrawala memberi Anda ketenangan dan kenangan berlibur yang menyenangkan. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan selain berenang antara lain: berperahu di bengawan, berkemah dan berselancar. Jika liburan Anda bersama keluarga, akomodasi telah tersedia untuk Anda, ada pondok wisata yang dilengkapi dengan arena bermain dan rumah ibadah. Pondok wisata ini dikelola langsung oleh Diparda Kabupaten Ciamis. Fasilitas lainnya yang tersedia antara lain: Hotel, Camping Ground, Kios Cinderamata, sewaan papan selancar dan ban renang.
Sumber:Wikipedia
Selengkapnya..

Green Canyon Pangandaran

Cukang Taneuh yang sering di sebut Green Canyon adalah Obyek wisata yang berlokasi di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, dan berada di sepanjang sungai Cijulang — sekitar 31 km dari Pangandaran. Julukan Cukang Taneuh muncul karena di tengah sungai tersebut terdapat sebuah jembatan dari tanah selebar 3 meter dengan panjang 40 meter.
Jembatan tersebut menghubungkan dua desa yang juga menjadi obyek wisata terkenal, yakni Desa Kertayasa dengan Desa Batukaras. Di Desa Batukaras terdapat Pantai Batukaras yang terkenal sebagai kawasan berselancar air (water surfing).
Sedangkan sebutan Green Canyon muncul, karena biasanya pada musim kemarau air di dasar sungai akan terlihat berwarna hijau. Tapi, ada juga yang mengatakan julukan itu muncul dari dua orang wisatawan Eropa asal Perancis dan Swis bernama Frank dan Astrid.
Saat itu, pada tahun 1990-an, keduanya datang untuk melakukan wisata sungai di Cijulang. Mereka kemudian menyusuri sungai dari muara di Pantai Batukaras. Setelah kedua wisatawan itu berhasil menyelesaikan misinya, terkuaklah rahasia Cukang Taneuh yang selama ini dianggap sangat angker dan menakutkan.
Kemudian, dari mulut ke mulut, informasi keindahan Cukang Taneuh menyebarluas. Dari situ kemudian Pemerintah Kabupaten Ciamis memutuskan untuk membangun kawasan tersebut menjadi sebuah obyek wisata baru yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas.
Green Canyon menjadi sangat terkenal, karena panorama sungainya sangat indah. Siapa yang berkunjung kesana pasti akan terpana oleh keindahan aliran sungai yang sepanjang Cijulang. Keindahan itu akan selalu menyambut wisatawan begitu masuk ke gerbang obyek wisata tersebut.
Sungai tersebut begitu istimewa, karena memanjang dan membelah sebuah kawasan ngarai yang struktur fisiknya sangat mengagumkan. Mereka yang pernah berkunjung ke Green Canyon di Colorado, Amerika Serikat, pasti akan sepakat kalau ngarai di Cijulang itu sangat mirip Green Canyon.
Selengkapnya..

Pantai Karapyak

Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek wisata pantai yang terdapat di kabupaten Ciamis. Pantai Karapyak merupakan bagian dari laut selatan jawa yang mempunyai panorama alam yang indah dan sangat menarik. Keadaan alam di obyek wisata pantai yang masih perawan ini memungkinkan para pengunjung untuk bersantai sambil melakukan kegiatan rekreasi seperti memancing, berkemah dan menikmati keindahan alam sambil berburu ikan kecil dan keong laut yang dapat di temukan di sekitar batu karang dengan suasana privasi yang tinggi. Obyek wisata pantai ini merupakan obyek wisata yang mempunyai suasana yang sangat nyaman, dimana suasana yang tenang dan damai di sertai deburan ombak akan selalu menemani para pengunjung selama berada di kawasan obyek wisata ini. Rutinitas serta aktivitas keseharian yang sangat padat yang dijalani para pengunjung, akan hilang seketika ketika berkunjung ke daerah pantai ini. Suasana yang damai, suara ombak yang menderu-deru serta kicauan burung yang banyak berterbangan semakin menambah kekhusuan kita dalam pentafakuran dan pengenalan diri kita yang sebenarnya. Obyek wisata ini terletak di desa Bagolo kecamatan Kalipucang sekitar 87 km dari kota Ciamis kearah selatan.
Selengkapnya..

Tuesday, October 2, 2012

Sejarah Singkat Pangandaran

Pada awalnya Desa Pananjung Pangandaran ini dibuka dan ditempati oleh para nelayan dari suku sunda. Penyebab pendatang lebih memilih daerah Pangandaran untuk menjadi tempat tinggal karena gelombang laut yang kecil yang membuat mudah untuk mencari ikan. Karena di Pantai Pangandaran inilah terdapat sebuah daratan yang menjorok ke laut yang sekarang menjadi cagar alam atau hutan lindung, tanjung inilah yang menghambat atau menghalangi gelombang besar untuk sampai ke pantai. Di sinilah para nelayan menjadikan tempat tersebut untuk menyimpan perahu yang dalam bahasa sundanya disebut andar setelah beberapa lama banyak berdatangan ke tempat ini dan menetap sehingga menjadi sebuah perkampungan yang disebut Pangandaran. Pangandaran berasal dari dua buah kata pangan dan daran . yang artinya pangan adalah makanan dan daran adalah pendatang. Jadi Pangandaran artinya sumber makanan para pendatang.
Lalu para sesepuh terdahulu memberi nama Desa Pananjung, karena menurut para sesepuh terdahulu di samping daerah itu terdapat tanjung di daerah inipun banyak sekali terdapat keramat-keramat di beberapa tempat. Pananjung artinya dalam bahasa sunda Pangnanjung-nanjungna ( paling subur atau paling makmur)
Pada mulanya Pananjung merupakan salah satu pusat kerajaan, sejaman dengan kerajaan Galuh Pangauban yang berpusat di Putrapinggan sekitar abad XIV M. setelah munculnya kerajaan Pajajaran di Pakuan Bogor. Nama rajanya adalah Prabu Anggalarang yang salah satu versi mengatakan bahwa beliau masih keturunan Prabu Haur Kuning, raja pertama kerajaan Galuh Pagauban, namun sayangnya kerajaan Pananjung ini hancur diserang oleh para Bajo (Bajak Laut) karena pihak kerajaan tidak bersedia menjual hail bumi kepada mereka, karena pada saat itu situasi rakyat sedang dalam keadaan paceklik (gagal panen).
Pada tahun 1922 pada jaman penjajahan Belanda oleh Y. Everen (Presiden Priangan) Pananjung dijadikan taman baru, pada saat melepaskan seekor banteng jantan, tiga ekor sapi betina dan beberapa ekor rusa.
Karena memiliki keanekaragaman satwa dan jenis – jenis tanaman langka, agar kelangsungan habitatnya dapat terjaga maka pada tahun 1934 Pananjung dijadikan suaka alam dan marga satwa dengan luas 530 Ha. Pada tahun 1961 setelah ditemukannya Bunga Raflesia padma status berubah menjadi cagar alam.
Dengan meningkatnya hubungan masyarakat akan tempat rekreasi maka pada tahun 1978 sebagian kawasan tersebut seluas 37, 70 Ha dijadikan Taman Wisata. Pada tahun 1990 dikukuhkan pula kawasan perairan di sekitarnya sebagai cagar alam laut (470,0 Ha) sehingga luas kawasan pelestarian alam seluruhnya menjadi 1000,0 Ha. Perkembangan selanjutnya, berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 104/KPTS-II/1993 pengusahaan wisata TWA Pananjung Pangandaran diserahkan dari Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam kepada Perum Perhutani dalam pengawasan Perum Perhutani Unit III Jawa Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan Ciamis, bagian Kemangkuan Hutan Pangandaran.

Selengkapnya..

Monday, September 10, 2012

Taman wisata Alam Pangandaran


Kawasan Konservasi di Pangandaran meliputi kawasan daratan dan lautan. Kawasan daratan meliputi kawasan Cagar Alam (±419,30Ha) dan taman wisata alam (±37, 70 Ha). Ketiga kawasan konservasi tersebut letaknya berdampingan satu sama lain dalam satu hamparan . secara administrative terletak di Desa Pangandaran Kecamatan pangandaran kabupaten Ciamis Provinsi Jawa barat.
Sejarah terbentuknya Kawasan konservasi Pangandaran dimulai pada tahun 1922 Pada saat  Residen Priangan (Y.Eyckan) berkuasa mengusulkan untuk menjadikan kawasan tempat perladangan menjadi taman buru. Penunjukan kawasan menjadi suaka Marga Satwa berdasarkan GB.NO.19  Stbl N).669 terjadi pada tahun 1934 seluas 457 Ha. Dengan adanya penemuan bunga Raflesia patma, maka terjadi perubahan status kawasan menjadi Cagar Alam Pada tahun 1961.
Sejalan dengan tuntutan kebutuhan Pariwisata Alam, Pada tahun 1978 sebagai kawassan Cagar Alam Pangandaran (±37,70 Ha) mengalami perubahan Fungsi menjadi Taman Wisata Alam. Mengingat kepentingan Konservasi Kawasan perairan di sekitar Cagar Alam tersebut Maka Pada tahun 1990 telah di tujuk dalam bentuk Cagar alam Laut seluas (±470 Ha)

Sumber : Informasi KSDA Taman Wisata Alam PANGANDARAN
(Andis Apriana)
Selengkapnya..

Jarak Kawasan Dari berbagai Kota


Pangandaran - Banjar       36 Km
Pangandaran - Ciamis       93 Km
Pangandaran - Bandung    223 Km
Pangandaran - Bogor        350 Km
Pangandaran - Jakarta      407 Km
Pangandaran - Jogja          354 Km
Pangandaran - Semarang   472 Km
Pangandaran - Surabaya    703 Km

Sumber : Informasi KSDA Taman Wisata Alam Pangandaran
(Andis Apriana)



Selengkapnya..